skip to main | skip to sidebar
Tampilkan postingan dengan label Tips Remaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Remaja. Tampilkan semua postingan
Rabu, 08 Juni 2011 | 23.48 | 1 Comments

Tips mengatasi Broken Home yang memuakkan


Perpecahan keluarga atau perceraian memang bukan masalah yang pantas untuk dialami siapapun. Tidak ada keluarga yang ingin berpisah. Tetapi, apa daya ketikapermasalahan di antara orang tua tidak dapat diselesaikan dengan kepala dingin, dan sebagai anak kamu harus menjadi korban dari pertikaian tersebut. Broken home pasti selalu meninggalkan luka bagi yang pernah mengalaminya. Terutama anak yang sama sekali tidak bersalah dalam permasalahan orang tua mereka.
Berikut beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi trauma akibat buruk perceraian, yaitu:
  1. Berpikiran Terbuka dan Positif. Tidak perlu terlalu larut dalam kesedihan dan keterpurukan. Orang tua cerai karena demi kebaikan mereka berdua. Walaupun terdengar egois, tetapi bukan berarti pelampiasan kekecewaan kamu kepada mereka dengan merusak diri kamu sendiri. Walaupun orang tuamu berpisah tetapi kamu akan tetap memperoleh kasih sayang yang sama dari keduanya.
  2. Jangan Pikul Beban Itu! Apakah kehancuran keluarga harus menjadi masalah remaja yang wajib dipikul? Jawabannya tentu tidak. Broken home memang membuat kamu tidak utuh tapi juga bukan berarti menghancurkan kamu. Banyak remaja yang tidak dapat bangkit setelah diterpa badai perceraian.
    Mereka kehilangan arah hidup dan semangat untuk meraih kebahagiaan masa depan. Ambillah hikmah dari perpisahan orang tua agar di masa depan kamu tidak perlu mengalami hal yang sama.
  3. Jangan Mengatasi Masalah Dengan Masalah. Hilangkan pikiran bodoh yang melankolis yang terus membayang-bayangi kehidupanmu. Broken homemerupakan trauma berat. Tapi hanya jiwa-jiwa yang tangguh dan optimis yang mampu mengantisipasinya. Tidak perlu menceburkan diri kepada masalah remaja yang lain untuk melupakannya. Seperti narkoba, minuman keras, kenakalan remaja, atau pergaulan bebas. Karena semua itu tidak akan menyelesaikan masalah tetapi malah membuatmu semakin terpuruk.
  4. Hadapi Permasalahan. Hadapilah perceraian itu dengan gagah berani. Hanya dengan berani menghadapinya maka kamu akan dapat melaluinya dan akhirnya mampu memulai lembaran baru dalam kehidupanmu. Orang tua cerai bukan mengharapkan anaknya tercerai berai pula. Maafkanlah orang tua apabila kamu kecewa dengan sikap mereka. Setiap manusia pernah melakukan khilaf dalam hidup. Manusia yang mudah memberi maaf akan menjadi manusia yang kuat dalam menghadapi badai masalah apapun jenisnya. Maka, jadilah pemaaf!
  5. Kejar impian dan cita-citamu. Khalil Gibran berujar, bahwa orang tua bukanlah pemilik dari anak-anak mereka sehingga tidak bisa menentukan masa depannya kecuali anak itu sendiri. Jadi, ketika broken home terjadi, maka semangat untuk mengejar mimpi dan mewujudkan cita-cita tidak perlu ikut hancur dalam dirimu. Tetap berjuanglah untuk menggapai harapan-harapanmu, jangan jadikan perceraian sebagai kendala. Tetaplah semangat!
Read more

Tips mencari sahabat yang Baik

Setiap orang tentu memiliki teman. Perbedaannya ada orang yang banyak memiliki teman dan ada pulang yang memiliki teman dalam jumlah sedikit.
Berteman adalah sifat dasar dari manusia. Sejak dilahirkan, seorang manusia sudah membutuhkan hubungan dekat orang lain. Teman adalah tempat untuk kita dalam mengungkapkan keluh kesah, berbagi kebahagiaan, dan menguatkan kita di saat kita dihadang masalah.
Dalam berteman pun kita harus bisa memilih dengan bijak. Hal ini penting untukmenjaga pergaulan. Karena karakter teman akan menjadi cerminan dari sifat kita. Jika kita berteman dengan orang yang baik kita akan terbawa menjadi orang baik, begitu pun sebaliknya jika kita berteman dengan orang yang jahat kita akan terbawa menjadi jahat pula.
Teman yang baik dan buruk ibaratnya seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Penjual minyak wangi tentu akan memberikan hadiah minyak wangi kepada Anda, atau Anda dapat membeli minyak wangi yang dijualnya, atau setidaknya Anda akan tertular bau wangi dari produk yang dia jual. Sedangkan bersama pandai besi, Anda bisa terbakar oleh apinya, atau setidaknya Anda akan terkena bau hangus.Memilih teman sama halnya dengan memilih masa depan.memilih teman adalah memilih perilaku, memilih kualitas ilmu. Maka, jika Anda ingin memiliki masa depan cerah, perilakunya terpuji, serta memiliki wawasan luas, maka Anda harus pandai dalam memilih teman. Berikut tips dalam memilih teman:
  1. Pertama, jangan terlalu berhubungan dengan orang yang bodoh, ini akan membuat waktu Anda terbuang percuma. Hal ini akan membuat produktivitas Anda berkurang. Bahkan ada pepatah arab yang sedikit keras mengatakan ”Tarkul jawabi alal jahili jawabun” yang berarti, jawaban yang paling tepat untuk orang bodoh adalah diam.
  2. Kedua, Jauhi orang yang pelit. Orang yang pelit akan berpikir 1000 kali untuk memberikan bantuan pada Anda. Tidak hanya materi, dia juga akan malas untuk memberikan bantuan berupa tenaga dan pikiran.
  3. Ketiga, jauhi orang yang suka berbuat dosa dan kriminal. Berteman dengan orang seperti ini justru akan menjerumuskan Anda ke dalam masalah. Sebelum hal tersebut terjadi sebaiknya Anda menghindar.
  4. Terakhir, berteman jangan hanya demi ketenaran. Saat ini berkembang istilah abg gaul. Abg gaul identik dengan anak yang senang bergaul dan ugal-ugalan. Sebaiknya anda menjaga pergaulan dari hal seperti ini.
sekian tips untuk sobat remaja semuannya...semoga bermanfaat....tetap semangat..!!!
Read more

Tips menjaga Persahabatan

Berteman cukup lama belum tentu menjadi seorang sahabat. Biasanya persahabatan terjadi dikarenakan persamaan prinsip atau sikap saling memiliki, menghormati satu sama lain. Terkadang sahabat disebut juga dengan istilah teman baik. Sebab sahabat selalu berupaya menjadi teman pada saat suka dan sedih.
Tetapi tidak sedikit di antara kita yang merasa persahabatan hanya sebatas kata-kata dan dalam prakteknya justru tidak tercerminkan. Contohnya menganggap kesuksesan sahabat sebagai ancaman bagi kita karena timbul rasa iri. Sebaiknya hal-hal tersebut dihindari demi menjaga persahabatan yang sehat dan mendukung kita untuk selalu berprestasi.
Selain itu memiliki sahabat sejati akan senantiasa menenangkan hati. Berikut merupakan beberapa usaha untuk menjaga persabatan:
  • Sahabat itu teman baik, teman yang selalu mengerti tentang diri kita. Memang sulit mencari teman baik, tapi semua tergantung kita dalam menjaga persahabatan. Meski sahabat kita jauh usahakan tetap menjaga komunikasi. Tetapi hal yang sering terjadi ketika sahabat kita tidak membalas sms atau tidak menjawab telepon adalah kita mudah merasa kesal pada sahabat. Sebaiknya, yang kita lakukan adalah tetap menjaga persahabatan tanpa ada perasaan kesal. Dengan memaklumi apa adanya, misal membuat asumsi positif seperti mungkin sahabat sedang sibuk.

  • Maka berusahalah menjadi sahabat yang selalu berpikiran positif dan mencoba saling mengerti.Hal yang dapat menjaga persabahatan adalah menjadi pendengar baik dan saling menghormati satu sama lain. Hormati saran teman dan dengarkan apa yang sahabat ungkapkan, ambil sisi positifnya sebagai kritik yang membangun. Kepribadian yang berbeda antara kita dan sahabat, akan dapat menjadi pelengkap satu sama lain. Tetapi bukan berarti kita harus menceritakan segala hal kepada sahabat, seperti hal-hal yang terlalu pribadi, contohnya nomer rekening bank, pin ATM, dan lain sebagainya.
  • Jangan pernah mengkhianati kepercayaan sahabat kita. Percayalah, ketika kita mengkhianati sebuah persahabatan, maka tidak akan mendapatkan sahabat terbaik lagi. Beri dukungan ketika sahabat kita sukses dan selalu mengagumi prestasinya. Ketika ada konflik di antara persahabatan dapat diselesaikan dengan saling terbuka satu sama lain. Memaafkan memang tidak gampang, tapi memaklumi bahwa setiap orang dapat membuat suatu kesalahan dan demi kebaikan dan menjaga persahabatan agar tetap utuh.
  • Saat sahabat Anda menangis janganlah ikut menangis meski kita bersedih. Cukup beri pelukan hangat pada sahabat, sebagai sinyal bahwa dia akan baik-baik saja. Jadilah pendengar yang baik dan berupaya memberikan solusi dari berbagai sudut pandang yang dapat dijadikan pertimbangan oleh sabat dalam menyelesaikan masalahnya. Sahabat sejati bukan hanya hadir saat senang, tetapi juga selalu ada di saat sedih.
Read more

Cara menghadapi masa Puber

Anak remaja laki-laki dan perempuan antara usia 10 dan 14 akan memasuki masa puber, yaitu akan mengalami perubahan pada tubuh mereka. Perubahan ini terjadi selama beberapa tahun, ini merupakan tahap perkembangan remaja. Perubahan terjadi pada semua anak laki-laki dan perempuan, tetapi mereka akan memulai masa puber pada waktu yang berbeda. Tidak semua orang mulai pubertas antara usia 10 dan 14, beberapa orang mulai masa pubernya lebih muda, dan beberapa di atas umur 14.

Demikian pula, pada beberapa orang semua perubahan terjadi dalam dua tahun, dan orang lain dapat memakan waktu selama empat tahun. Umumnya mereka mulai antara usia 7 sampai 13 pada anak perempuan dan usia 9 sampai 15 pada anak laki-laki. Pubertas dimulai ketika jumlah ekstra zat kimia yang disebut hormon mulai diproduksi dalam tubuh. Hormon-hormon ini memandu perubahan yang terjadi dalam tubuh. Serta menyebabkan perubahan fisik, hormon ini juga mempengaruhi perubahan emosi.
  1. Cara menghadapi masa puber adalah dengan memahami apa arti masa puber itu sendiri.
  2. Tanyakan pada orang tua atau saudara yang lebih tua dari Anda. Jika Anda tidak ingin berbicara tentang pubertas dengan orang tua atau teman Anda. Anda bisa mencari buku tentang pubertas atau mencari informasi tentang pubertas di internet. Mungkin Anda akan merasa tidak nyaman dengan perubahan pada diri Anda. Janganlah takut akan hal ini, karena semua orang pasti mengalami masa puber.
  3. Selalu jaga kebersihan tubuh Anda karena masa puber akan membuat kelenjar keringat Anda lebih aktif dan dapat menyebabkan bau badan. Ketahuilah bahwa kulit Anda mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh perubahan hormonal seperti jerawat atau mungkin kulit Anda menjadi kering. Cuci wajah Anda setidaknya dua kali setiap hari. Menjaga diri tentu sangat penting bukan hanya perempuan, namun juga laki-laki. Karena masa puber sangat mempengaruhi hormon seksual seseorang.
  4. Cara menghadapi masa pubertas sangat memerlukan pengawasan orang tua. Karena pada masa ini baik anak laki-laki dan perempuan akan lebih aktif dan tingkat emosionalnya lebih tinggi. Kebanyakan pada masa pubertas, rasa penasaran pada seks akan lebih tinggi. Hal ini yang perlu diperhatikan oleh orang tua, karena tanggung jawab orang tua adalah memperhatikan anaknya. Bagi orang tua, pendekatan pada anak sangat diperlukan pada masa pubertas ini.
Dan dari semuannya....yang terpenting dalam menghadapi masa yang satu ini adalah kendalikan diri dan emosimu sebaik-baiknya.jangan kau terbawa arus apalagi takut untuk melangkah karena setiap orang juga pernah mengalaminya....OKE SOBAT...!!!

Read more
Rabu, 01 Juni 2011 | 00.08 | 0 Comments

PENDIDIKAN SEKSUALITAS Untuk REMAJA

Diera moderen ini banyak sekali ancaman-ancaman untuk anak-anak kita yang masih dalam masa pertumbuhan. Kelalaian orang tua dapat menjadikan anak salah bergaul atau dapat melakukan hal-hal yang menyimpang. Kemajuan teknologi dapat mempermudah anak-anak untuk tidak sengaja melihat, sekedar coba-coba bahkan sampai kecanduan. Seperti beredarnya VCD porno, foto sampai video porno di internet, Hand phone multimedia, atau sampai menjadi korban pelecehan seksual dari orang dewasa. Dan kebanyakan korbanya adalah berawal dari anak-anak yang tidak mengetahui hal-hal tersebut sampai pada akhirnya mereka tidak sengaja melihat dan akhirnya menjadi ketagihan dan dianggap biasa.
anak
Tanggung Jawab Pendidikan Orang Tua
Tanggung jawab pendidikan, antara lain :
  • Aqidah : berikan pengenalan terhadap Allah SWT, Rasulullah SAW sehingga terciptalah kepercayaan dan keimanan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
  • Akhlak/moral : ajarkan akhlak/moral yang baik serta berikan contohnya dalam kehidupan sehari-hari, dan jangan bosan untuk mengingatkan.
  • Ibadah : terapkan ibadah setiap waktu, terutama shalat berjamaah.
  • Intelektual : mulailah mengajak untuk bermain berkelompok, seperti belajar menggambar, menari, fashion show, dll.
  • Fisik : tidak melihatkan kekerasan baik secara langsung maupun melalui media atau gambar,
  • Sosial : menerapkan sayang sesama, lingkungan, bergotong royong dan suka menolong
  • Emosional : mengarahkan, mengendalikan emosional
  • Seksual : ajarkan sejak 5 tahun tentang pengendalian organ seks
  • Keindahan
Selain di berikan di sekolah hendaknya orang tua dapat memberikan pendidikan ini di rumah, seperti menceritakan cerita para Nabi dan Rasul.
Pendidikan Seksual
Pendidikan seksualitas adalah upaya pengajaran, penyandaran dan penerangan tentang masalah-masalah seksual kepada anak. Orang tua perlu mengajarkan beberapa hal diantaranya :
-    Mengenalkan organ seks dan perkembangannya
-    Mengendalikan fungsi dan resiko penyalahgunaan organ seks
-    Langkah pencegahan dengan memberikan bekal agama
Dunia sana : The drugs of the new Millenium
  • Remaja : adalah target pornografi
  • Teen movie – Film : “Cruel Intention” & “Jaw breakers” Sexsual eupemism (disederhanakan)
  • Seks tak bertanggung jawab (preferable & desirable)
  • Kekerasan seksual (acceptable & fun!)
  • Nice girl like seks too
  • PeRkOsAaN = Rough Sex!
Gadis : sebagai target
  • Disana 1 juta gadis hamil setiap tahun
  • Dr. Judith Reisman : Nilai perempuan ditentukan oleh bentuk & ukuran tubuh (berharga, disanjung, diinginkan, dicintai) → anorexia atau bulimia
  • Sasaran : sikap, emosi, harga diri, dasar iman!
  • Pesan masuk dalam fikiran & tubuh
Bujang : Sebagai Target
  • Dona Rice Huges : Pornografi menembak bujang (12-17) daripada gadis.
  • Biologis : laki-laki mudah terangsang & banyak masalah tak terkatakan & terpecahkan.
  • Pemanfaatan aktifitas 20x testeron – tanpa fakir tapi instink & reaksi langsung!
  • Resep instant & gampang untuk lari dari masalah & keruwetan : Baaam! Semua beres!
  • Sasaran : sikap & kebiasaan seksual setelah dewasa.
Apa yang ingin kita capai ?
  • Anak yang seksualitasnya sehat, benar dan lurus.
Beda Seks dan Seksualitas
SEKS
-    Hubungan kelamin
-    Menjadi laki-laki atau perempuan
SEKSUALITAS
  • Totalitas pribadi : melepaskan diri secara total. Mampu membackup anak-anak sehingga tidak menjadi anank yang minder/tidak PD (seperti kekurangan kondisi fisik, keterampilan) dan memberinya motivasi.
  • Apa yang kau percayai, rasakan, pikiran & bagaimana bereaksi. Seperti : mandi janabah, jima, ajarkan oleh diri sendiri (orang tua) jangan oleh orang lain, gunakan bahasa Al-Quran
  • Bagaimana anda berbudaya, bersosialisasi & berseksual. Jawaban untuk anak jika bertanya seks : cek pemahaman, gunakan bahasa yang sederhana sesuai dengan pemahamannya, kunci dengan pemahaman Al-Quran
  • Tampil ketika anda berdiri, tersenyum, berpakaian, tertawa dan menangis
  • Mununjukkan siapa diri kita
  • Ajarkan anak prinsip “Ini Badanku”
Pilihan Ortu
-    Membeo
-    Mengulang sejarah
-    Merubah fikiran : tanggung jawab dunia akhirat!
Apa yang kita lakukan ?
Prinsip Dasar :
-    Orangtua pendidik seksual : konsekkuen & respek
-    Landasannya : agama
-    Putuskan masa lalu : keluar dari tabu & saru
-    Tingkatkan terus pengetahuan dan keterampilan
Kiat dasar mengasuh seksualitas
-    Jangan borongan : mulai sedini mungkin!
-    Proaktif – Terlibat penuh : jangan tunggu anak bertanya
-    Jangan pernah eksport tanggung jawab # di “les”kan.
Mengasuh Seksualitas
-    Bagaimana menyiapkan & persiapan
-    Latihan Ngomong
-    Caranya : gunakan istilah Al-Quran
-    Miliki The Courage To Be Imperfect (jangan jaim)
-    Waspada : apa lagi ya? Hmm,,apa bahayanya
Tapi Ingat!
-    Jaga kehangatan hubungan
-    Bijaksana dalam komunikasi : Double Standard
-    Jangan kalah kata dengan anak
-    Membatasi : over strict & menduga “terlalu jauh”
-    Jangan biarkan remaja : Pilot
-    Buku dan teman : Navigator
-    Berkali selengkapnya berdasarkan tahapan perkembangan
-    Mohon pemeliharaan : DOA!
Read more
Selasa, 31 Mei 2011 | 23.01 | 0 Comments

Langkah-langkah Bayi

Dalam salah satu film drama keluarga “What About Bob?” yang dibintangi oleh Bill Murray dan Richard Dreyfuss. Itu adalah kisah seorang “lintah” yang tidak berfungsi dengan baik, yang banyak takutnya, yang tidak dewasa, yang berotak kecil, bernama Bob, yang tidak pernah enyah. Ia melekatkan dirinya kepada Dr. Marvin, seorang psikiater terkenal, yang tidak menginginkan apa-apa selain terlepas dari Bob dan akhirnya memberinya buku yang ditulisnya berjudul Baby Steps (langkah-langkah bayi). Katanya pada Bob bahwa cara terbaik untuk menyelesaikan masalahnya bukanlah dengan mencerna terlalu banyak sekaligus, melainkan mengambil “langkah-langkah bayi” untuk mencapai sasaran-sasarannya. Bob kegirangan! Ia tidak lagi perlu kuatir tentang bagaimana caranya pulang dari tempat praktek Dr. Marvin, suatu tugas besar bagi Bob. Bob tinggal mengambil langkah-langkah bayi untuk keluar dari tempat praktek Dr. Marvin, menuju lift, dan seterusnya.
Inilah langkah-langkah bayi, langkah-langkah kecil yang mudah, yang bisa segera kamu lakukan, untuk membantu menerapkan kebiasaan remaja yang sangat efektif.
LANGKAH-LANGKAH BAYI :
  1. Lain kali kamu bercermin, katakanlah sesuatu yang positif tentang dirimu sendiri,
  2. Hargailah pandangan seseorang hari ini. Katakanlah sesuatu seperti, “He, itu ide bagus”.
  3. Pikirkan suatu paradigma tentang diri sendiri yang mungkin menghambat, seperti “aku tak supel’. Lalu, lakukanlah sesuatu hari ini, yang sama sekali bertentangan dengan paradigma itu.
  4. Ingat-ingatlah orang yang kamu sayangi atau teman dekat, yang memperlihatkan sikap tidak berkarakter (buruk) belakangan ini. Renungkanlah apa yang mungkin menyebabkan mereka seperti itu.
  5. Kalau tidak ada kerjaan, apasih yang kamu pikirkan? Ingatlah, apapun yang paling penting bagimu, akan menjadi paradigmamu atau pusat hidupmu. Apa saja yang menyita waktu dan tenagaku? ………………………………………………………………………………………………
  6. Aturan emas lah berlaku! Mulailah hari ini, dengan memperlakukan orang lain seperti kamu ingin diperlakukan. Jangan tidak sabaran, mengeluh kalau tidak dapat sisa, atau menjelek-jelekan seseorang, kecuali kamu juga ingin diperlakukan demikian.
  7. Carilah waktu dan tempat di mana kamu bisa sendirian. Renungkanlah apa yang paling penting bagimu.
  8. Dengarkan lirik musik yang paling sering kamu dengarkan. Evaluasilah apakah lirik tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip yang kamu yakini.
  9. Kalau sedang mengerjakan pekerjaan di rumah atau ditempat kerja malam ini, cobalah prinsip kerja keras. Tempuhlah jarak ekstranya dan lakukan lebih dari yang diharapkan.
  10. Lainkali kamu berada dalam situasi berat dan kamu tahu tidak harus berbuat apa, tanyakan pada diri sendiri, “Prinsip apa yang harus aku terapkan (misalnya, kejujuran, kasih, loyalitas, kerja keras, kesabaran)?” Lalu, ikutilah prinsip itu tanpa menengok ke belakang lagi.
Read more

Kemenangnan Pribadi

Sebelum kamu bisa menang dalam hidup bermasyarakat, kamu harus terlebih dahulu menang dalam pergumulan batin. Semua perubahan dimulai dari dirimu sendiri. Seperti cerita sahat kita yang satu ini :
Sean adalah mahasiswa tingkat dua di Brigham Young University (BYU) dan sedang mengikuti perkemahan Rugby sebelum musim bertanding. Ketika itu pelatih mengatakannya ‘payah’, wajahnya seperti ditampar. Yang paling mengganggunya adalah karena semua itu memang benar. Sekalipun berlatih giat, dia tidak pernah benar-benar punya komitmen. Dia berlatih setengah hati dan dia tahu itu.
Hanya ada 2 pilihan baginya untuk mengambil keputusan, meninggalkandunia rugby atau menguatkan komitmen dia. Selama beberapa minggu berikutnya, dia berperang melawan banyak keraguan serta ketakutan di benaknya.
Akhirnya dia membaca tulisan Arnold Bennett yang menggambarkan apa yang akhirnya dia putuskan menyangkut dilemanya. Tulisannya, “Yang paling tragis adalah orang yang seumur hidupnya tidak pernah mengerahkan seluruh kemampuan maksimalnya”.
Akhirnya dia mengerahkan seluruh kemampuan maksimalnya. Dia berhenti bersikap tanggung-tanggung. Setelah dia bertekad semuanya berubah. Dia mulai berani mengambil resiko dan membuat kemajuan besar di lapangan. Dia main sepenuh hati. Dan para pelatih pun memperhatikannya.
Pada masa pertengahan musim bertanding, berlangsung pertandingan besar tahun itu. Mereka bertanding melawan tim Air Force peringkat nasional dengan ditayangkan oleh ESPN, dihadapan 65.000 penggemar. Seminggu sebelum pertandingan Pak Pelatih menemuinya, dan mengatakan bahwa dia dipasang sebagai quarterback-nya. Glek! Jelas itu minggu terpanjang seumur hidupnya.
Akhirnya tibalah hari pertandingannya. Akhirnya dia membawa kemenangan bagi tim-nya. dia bahkan dinobatkan menjadi Pemain Pilihan ESPN. Tapi mereka tak tahu…
Mereka tidak tahu sih cerita di balik semuanya. Mereka berfikir kemenangan terjadi di hari itu di Lapangan, di depan publik. Padahal kemenangannya terjadi berbulan-bulan sebelumnya, dalam benaknya, ketika dia memutuskan untuk menghadapi ketakutannya, tidak tanggung-tanggung dan mengerahkan seluruh kemampuan maksimalnya. Mengalahkan tim Air Force merupakan tantangan yang jauh lebih mudah baginya ketimbang mengalahkan diri sendiri. Kemenangan pribadi selalu mendahului kemenangan publik. Seperti pepatah, “Kita telah berjumpa dengan musuh, ternyata itu adalah diri sendiri”.

Sumber : The 7 Habits of Highly Effective Teens
Read more
 
Copyright Situs-remaja © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.